Cuplikan percakapan ini terjadi ketika pada hari Jumat sore, saya bertugas jaga pameran di Mal Kota Kasablanka, bersama dengan Junior saya yang adalah pendatang yg bersemangat dan rajin dari Kota Medan. Ramos namanya.
Ramos bertanya: "Pak Abdi, berapa persen kemungkinan kita mendapatkan prospek dari sebar brosur dan kanvasing?"
Lagi sambungnya: "Sebenarnya seberapa efektifkah kita melakukan kegiatan kunjungan, pameran, sebar brosus atau kanvasing?"
Mendengar pertanyaan itu. Saya menoleh lalu diam sesaat.
Lalu, saya berkata:
"Ramos, JANGAN PERNAH BERHARAP KITA DAPAT MENUAI SESUATU YANG TIDAK KITA TABUR"
Lalu saya lanjut berkata: "Saya tidak tahu berapa persentase kegagalan dan keberhasilan mendapatkan prospek dari cara-cara tersebut. Saya tidak pernah menghitung dan kita bekerja disini bukan untuk menjadi ahli statistik. Namun, lakukanlah dan taburlah terus."
------------------------------------------------------000-----------------------------------------------------
Saya sudah menghabiskan masa kerja 5 tahun di perusahaan Dealer Otomotif terbesar di Indonesia. Saya pernah mengalami masa SP3 dimana saya menerima surat pernyataan untuk diberhentikan karena prestasi yang tidak memuaskan. Tetapi saya telah melewati masa-masa tersebut dan saya berhasil.
Saya sudah membuktikan: APA YG KITA TABUR DI MASA SUKAR, AKAN KITA TUAI PADA MASA SENANG
Saya sudah mengalami masa dimana dalam sebulan, sama sekali tidak ada prospek baru yang mencari mobil. Tetapi telpon dan sms terus berdatangan mencari saya untuk membeli mobil. Dari mana datangnya mereka?
mereka menelpon dan bertanya "Apakah Bpk Abdi masih bekerja di Auto2000?"
Lalu pembicaraan berlanjut hingga deal. Bahkan saya pernah mendapatkan prospek & deal hanya karena saya berjalan-jalan di Mal dengan baju bertulis "TOYOTA".
JUSTRU DI SAAT KERING, MENABUR ITU PENTING :)
Selamat menabur dan menuai! Never Give Up!
No comments:
Post a Comment