Thursday, April 18, 2013

KESUKSESAN PENJUALAN TERGANTUNG TUHAN

Core atau inti pekerjaan Seorang Sales adalah menjual. Tidak ada penjualan yg dapat terjadi tanpa keberhasilan closing. Closing adalah perjuangan untuk meyakinkan prospek agar sepakat dan membeli.

Semua closing memiliki case masing-masing. Seorang salesman harus mampu menggali keberatan prospek, hingga yg tersembunyi. Namun pada kenyataannya, closing adalah perjuangan yang tidak mudah.

Semakin hari, keberatan prospek semakin beragam. Semakin hari, zaman dan situasi makin berubah. Cara yang pada masa lalu sukses, tidak tentu bisa diterapkan pada masa kini.

Atas dasar itulah, salesman perlu meningkatkan keahlian. Salesman perlu belajar lagi. Salesman wajib terus-menerus belajar. Salesman harus menambah ilmu. Salesman harus belajar dari praktek langsung. Salesman harus deal dan harus memenangkan deal. Salesman perlu hikmat dari Tuhan untuk deal.

Amsal Salomo, pasal 3:5 mengatakan "dan jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri".

Seringkali keberhasilan2 di masa lalu membuat kita, para sales merasa sombong & Mampu tanpa bantuan Tuhan. Seringkali kesombongan tersebut membuat kita, para sales diizinkanNya mengalami kegagalan beruntun.

Dengan mengalami kegagalan beruntun, kepercayaan diri seorang sales sedang dirapuhkan. Percaya diri itu baik, namun percaya diri yang baik adalah percaya diri yang didasari oleh kerendahan hati dan selalu mengakui bahwa "sukses ini adalah hikmat dan petunjuk dari Tuhan saja, tidak ada kepandaian apa pun, selain oleh anugrahNya".

Percaya diri itu baik, asal percaya diri ini didasarkan oleh percaya Tuhan. Percaya diri yang meniadakan campur tangan Tuhan, adalah sebuah kesombongan, dan kesombongan adalah awal kejatuhan.

Untuk berhasil SPK dan achieve target, seorang salesman wajib merendahkan diri di hadapan Tuhan. Salesman wajib mengakui DIA dalam segala laku. Wajib mengakui bahwa segala sesuatu adalah karena Izin-Nya.

Seperti udara yg kita hirup untuk hidup setiap hari, demikian juga hidup ini yang begitu penting, semua bersandar pada anugrah Tuhan. Kita tidak pernah mampu membayar udara yang gratis ini. Pdt.Dr.Stephen Tong mengatakan bahwa Anugrah Tuhan itu sifatnya unik. Beliau memperjelas bahwa apa yang tidak dapat manusia bayar namun paling penting untuk hidupnya, diberikan cuma-cuma oleh TUHAN. Semua ini hanya untuk menyadarkan manusia, bahwa kita bergantung penuh kepada DIA sang pemberi hidup.

Closing the deal mungkin adalah urusan kecil dan "duniawi". Namun, tanpa berdoa sungguh-sungguh, keberhasilan yang bisa dialami seorang sales adalah semu.

Berdoa adalah tanda kerendahan hati. Ketika manusia tidak mampu namun ia terus maju, pasti ia gagal. Namun, ketika manusia tidak mampu dan ia mau mengakui keadaannya dan meminta hikmat dan pertolongan dari TUHAN, ia pasti berhasil.

Jangan sombong dan takabur. Berdoa adalah tanda kerendahan hati. Berdoa bukan menunjukkan kesalehan, tetapi membuka kelemahan diri dihadapan Pencipta kita, agar DIA sendiri yang memampukan kita mengatasi kesulitan dan pada akhirnya Dia yang memperoleh pujian atas keberhasilan kita.

Semua Salesman perlu TUHAN. Hidup & mati kita ada di dalam TUHAN. Jangan mengandalkan kepintaran diri sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu. Mengakui bahwa TUHAN itu hidup dalam segala perbuatan dan perkara. Jangan membangkitkan murka Tuhan dengan kesombongan.

Salesman yang berhasil dan sukses, Salesman yang achieve target dan jualan banyak, salesman yang memenangkan penjualan adalah salesman yang Takut akan Tuhan.

Firman Tuhan itu Ya dan Amin. Jangan bersandar kepada pengertianmu sendiri dan akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. (Ams.3:5b-6)

No comments:

Post a Comment